Banyak Faskes dan Modern Sekarang, lalu Mengapa Orang Selalu Ada yang Sakit? Sebuah Paradoks.

Posted by on

Sekilas pertanyaan ini mungkin cukup aneh untuk ditanyakan, karena pasti setiap orang memiliki jawaban masing-masing. Misalkan tidak mau berobat, mau berobat jika sudah parah, perilaku hidup yang tidak sehat, faktor keturunan, pola makan yang tidak sehat, tingkat stres dan alasan lainnya.

Tulisan artikel ini berawal dari salah satu rekan kerja menanyakan, sejauh ini - sudah bertahun-tahun - apa dampak pengobatan keliling (mobile clinic) kepada masyarakat, apakah saat ini mereka menjadi lebih sehat?

Menjawab pertanyaan ini tidak mudah juga. Tidak cukup menjawab bahwa dengan banyak orang berobat menunjukan tingkat kesehatan masyarakat yang tinggi, atau mungkin tidak banyak orang berobat menunjukan mereka saat ini sedang dalam keadaan sehat? Nampaknya jawaban ini mungkin kurang memuaskan bagi rekan saya ini.

Belum lagi kita dihadapkan pada pertanyaan bahwa dengan semakin banyak dan perkembangan modern fasilitas kesehatan (faskes) saat ini mengapa orang selalu ada yang sakit, dengan kata lain orang sakit tidak pernah berhenti atau pasien tidak pernah benar-benar habis?

“Mengapa orang selalu ada yang sakit?”

Setiap hari ada pasien datang. Kadang banyak. Kadang sedikit.

Ada yang datang dengan keluhan ringan.
Ada yang datang dengan penyakit yang sudah lama diderita.

Namun satu hal yang hampir pasti: pasien tidak pernah benar-benar habis.

Bahkan setelah bertahun-tahun memberikan pelayanan kesehatan, rasanya penyakit tetap saja ada. Orang tetap sakit. Penyakit kronis seperti diabetes dan hipertensi semakin sering ditemui.

Dan pertanyaan itu terus muncul: Apakah pelayanan kesehatan benar-benar membuat masyarakat lebih sehat? Pertanyaan ini sebenarnya bukan hanya muncul di satu tempat. Banyak tenaga kesehatan di seluruh dunia juga pernah memikirkannya.

Ketika Kesehatan Tidak Hanya Tentang Dokter dan Obat

Banyak orang berpikir bahwa kesehatan manusia terutama ditentukan oleh rumah sakit, dokter, dan obat.

Namun penelitian kesehatan masyarakat menunjukkan sesuatu yang mengejutkan.

Kesehatan manusia ternyata tidak hanya ditentukan oleh pelayanan kesehatan.

Banyak penelitian menunjukkan bahwa kesehatan manusia dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti:

  • pola makan

  • kebiasaan hidup

  • lingkungan tempat tinggal

  • pendidikan

  • kondisi ekonomi

  • aktivitas fisik

  • stres

Organisasi Kesehatan Dunia menyebut faktor-faktor ini sebagai penentu sosial kesehatanArtinya, kesehatan manusia sangat dipengaruhi oleh kehidupan sehari-hari. 

Seseorang yang hidup di lingkungan dengan:

  • makanan tidak sehat

  • aktivitas fisik rendah

  • stres tinggi

  • akses air bersih terbatas

akan memiliki risiko penyakit lebih tinggi.

Kisah yang Terjadi di Hampir Semua Tempat

Fenomena ini bukan hanya terjadi di satu daerah atau satu negara. Ini terjadi hampir di seluruh dunia. Bahkan di negara dengan sistem kesehatan yang sangat maju, pasien dengan penyakit kronis terus meningkat.

Contohnya:

  • diabetes

  • hipertensi

  • penyakit jantung

  • stroke

Mengapa hal ini terjadi? Jawabannya berkaitan dengan perubahan besar dalam kehidupan manusia.

Dunia Sedang Mengalami Perubahan Penyakit

Dahulu, penyakit yang paling banyak menyebabkan kematian adalah penyakit infeksi.

Contohnya:

  • tuberkulosis

  • malaria

  • kolera

  • infeksi lainnya.

Namun dengan kemajuan ilmu kedokteran, banyak penyakit infeksi berhasil dikendalikan. Vaksin, antibiotik, dan perbaikan sanitasi membuat manusia hidup lebih lama. Namun perubahan ini membawa fenomena baru. Manusia hidup lebih lama, tetapi juga menghadapi penyakit yang berbeda. Penyakit tersebut dikenal sebagai penyakit kronis.

Penyakit Kronis Tidak Bisa Disembuhkan, Hanya Dikendalikan

Berbeda dengan penyakit infeksi, banyak penyakit kronis tidak dapat disembuhkan sepenuhnya.

Contohnya:

  • diabetes

  • hipertensi

  • penyakit jantung

  • penyakit ginjal kronis

Penyakit ini biasanya tidak hilang. Namun penyakit tersebut bisa dikendalikanDengan pengobatan yang tepat, seseorang bisa hidup bertahun-tahun bahkan puluhan tahun dengan kondisi yang stabil. Karena itu banyak pasien harus:

  • minum obat secara rutin

  • memeriksakan diri secara berkala

  • menjaga pola hidup sehat

Sebuah Paradoks: Mengapa Pasien Justru Terlihat Semakin Banyak

Menurut kbbi.web.id, "Paradoks adalah pernyataan yang seolah-olah bertentangan (berlawanan) dengan pendapat umum atau kebenaran, tetapi kenyataannya mengandung kebenaran; bersifat paradoks"

Ada fenomena menarik dalam kesehatan masyarakat. Semakin baik pelayanan kesehatan suatu daerah, jumlah pasien kronis yang terlihat sering justru meningkat.

Sekilas hal ini terlihat aneh.

Bukankah pelayanan kesehatan seharusnya membuat orang lebih sedikit sakit. 

Namun kenyataannya tidak sesederhana itu.

Di masa lalu, banyak orang tidak pernah mengetahui bahwa mereka memiliki penyakit.

Misalnya seseorang memiliki tekanan darah tinggi. 

Tanpa pemeriksaan kesehatan, ia tidak pernah mengetahuinya.

Suatu hari ia mengalami stroke.

Barulah penyakitnya diketahui.

Namun ketika pelayanan kesehatan semakin baik:

  • lebih banyak orang diperiksa

  • penyakit ditemukan lebih awal

  • pasien mendapatkan pengobatan lebih cepat

Akibatnya jumlah pasien yang tercatat menjadi lebih banyak. Namun sebenarnya komplikasi dan kematian dapat berkurang.

Paradoks Pencegahan: Ketika Dampak Besar Tidak Terlihat

Ada konsep lain dalam kesehatan masyarakat yang disebut paradoks pencegahan.

Konsep ini menjelaskan sesuatu yang sangat menarik.

Sebuah tindakan kecil yang dilakukan oleh banyak orang dapat memberikan dampak besar bagi masyarakat.

Namun setiap individu mungkin tidak merasakan dampaknya secara langsung.

Contohnya sangat sederhana.

Jika seseorang mengurangi konsumsi garam sedikit saja, mungkin ia tidak merasakan perubahan besar.

Namun jika jutaan orang melakukan hal yang sama, angka stroke di suatu negara dapat menurun secara signifikan.

Hal yang sama berlaku untuk:

  • berhenti merokok

  • meningkatkan aktivitas fisik

  • vaksinasi

  • pemeriksaan kesehatan rutin

Mengapa Edukasi Kesehatan Sering Tidak Mengubah Perilaku

Dalam banyak program kesehatan masyarakat, edukasi sering menjadi strategi utama.

Namun ada kenyataan yang sering ditemui:

pengetahuan tidak selalu mengubah perilaku.

Banyak orang tahu bahwa merokok berbahaya.

Namun mereka tetap merokok.

Banyak orang tahu bahwa terlalu banyak gula dapat menyebabkan diabetes.

Namun makanan manis tetap dikonsumsi.

Mengapa hal ini terjadi?

Karena perilaku manusia dipengaruhi oleh banyak faktor seperti:

  • kebiasaan

  • budaya

  • lingkungan sosial

  • kondisi ekonomi

  • kenyamanan

Mengubah perilaku manusia sering membutuhkan waktu yang sangat lama.

Keberhasilan Kesehatan yang Tidak Terlihat

Ada satu hal penting yang sering tidak disadari dalam pelayanan kesehatan. Banyak keberhasilan kesehatan sebenarnya tidak terlihatMisalnya:

  • stroke yang berhasil dicegah

  • amputasi yang tidak terjadi

  • gagal ginjal yang dapat dihindari

  • kematian dini yang tertunda

Semua kejadian ini tidak pernah terjadi. Karena itu kita sering tidak menyadarinya. Namun sebenarnya di situlah letak keberhasilan pelayanan kesehatan.

Mengapa Kontrol Rutin Sangat Penting

Dalam penyakit kronis, salah satu kunci utama adalah kepatuhan terhadap pengobatan.

Minum obat secara rutin dapat:

  • mengontrol tekanan darah

  • menjaga kadar gula darah

  • mencegah kerusakan organ

  • menurunkan risiko komplikasi

Karena itu banyak tenaga kesehatan selalu menekankan pentingnya:

  • kontrol kesehatan secara rutin

  • minum obat sesuai anjuran

  • menjaga pola hidup sehat

Langkah-langkah sederhana ini dapat mencegah banyak masalah kesehatan yang serius.

Peran Penting Fasilitas Kesehatan

Fasilitas kesehatan memiliki peran yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat.

Peran tersebut bukan hanya mengobati penyakit, tetapi juga membantu masyarakat menjaga kesehatannya.

Beberapa peran penting fasilitas kesehatan antara lain:

^ deteksi dini penyakit

Pemeriksaan kesehatan dapat menemukan penyakit sebelum muncul komplikasi.

^ pengendalian penyakit kronis

Pasien kronis membutuhkan pemantauan jangka panjang.

^ edukasi kesehatan

Tenaga kesehatan membantu masyarakat memahami cara menjaga kesehatan.

^ pencegahan penyakit

Program vaksinasi dan skrining kesehatan dapat menurunkan risiko penyakit.

^ penanganan kondisi darurat

Dalam situasi darurat, fasilitas kesehatan dapat menyelamatkan nyawa.

^ Kesehatan Adalah Perjalanan Jangka Panjang

Perubahan kesehatan masyarakat tidak terjadi dalam waktu singkat. Sering kali dibutuhkan waktu puluhan tahun untuk melihat dampaknya. Contohnya:

  • penurunan angka merokok di banyak negara

  • peningkatan kesadaran akan olahraga

  • perbaikan sanitasi lingkungan

Perubahan besar dalam kesehatan masyarakat biasanya terjadi secara perlahan. Namun dampaknya bisa dirasakan oleh banyak generasi.

Hal Sederhana yang Bisa Dilakukan Setiap Orang

Meskipun banyak faktor mempengaruhi kesehatan, setiap orang tetap dapat melakukan langkah sederhana untuk menjaga kesehatannya. Beberapa langkah tersebut antara lain:

  • makan makanan yang lebih sehat

  • rutin bergerak atau berolahraga

  • tidak merokok

  • tidur cukup

  • memeriksakan kesehatan secara rutin

  • mengikuti anjuran tenaga kesehatan

Langkah-langkah kecil ini dapat memberikan dampak besar jika dilakukan secara konsisten.

Penutup: Kesehatan Bukan Tentang Tidak Pernah Sakit

Pada akhirnya kita perlu memahami satu hal penting. Kesehatan bukan berarti seseorang tidak pernah sakit. Kesehatan adalah kemampuan untuk:

  • hidup lebih lama

  • mengurangi penderitaan

  • menjaga kualitas hidup

Pelayanan kesehatan mungkin tidak dapat menghilangkan semua penyakit. Namun pelayanan kesehatan dapat membantu manusia hidup lebih baik. Dan sering kali dampak terbesar dari pelayanan kesehatan adalah hal-hal buruk yang berhasil dicegah, meskipun tidak terlihat.


Referensi:
World Health Organization. Social Determinants of Health
https://www.who.int/health-topics/social-determinants-of-health
Centers for Disease Control and Prevention. Social Determinants of Health
https://www.cdc.gov
Braveman P. Social Determinants of Health. National Institutes of Health
American Action Forum. Determinants of Health
Australian Institute of Health and Welfare. Social Determinants of Health
Rose G. The Strategy of Preventive Medicine. International Journal of Epidemiology
Oxford Population Health Study on environmental and lifestyle determinants of health

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Berkomentarlah dengan santun.