Posts

Showing posts from August, 2017

Tari Jonggan Dayak Kanayatn dan Pelestarian Nilainya di Era Moderen

Image
Jonggan khususnya di daerah Kabupaten Landak dan Mempawah Kalbar dikenal sebagai sebuah hiburan seni tradisional yang terdiri dari tarian, lagu, pantun dan musik khas Dayak Kanayatn sebagai hiburan di saat pesta. Ada ritual adat Jonggan yang bernilai yang mengakar lama di kehidupan masyarakat Dayak Kanayatn. Apakah nilai-nilai itu masih dipertahankan atau sudah tercabut?


Sebenarnya Jonggan itu sendiri berarti joget yang muncul pada era setelah kemerdekaan RI yang pertama yang bertujuan untuk menghibur masyarakat yang letih bekerja pada jaman itu. Kemudian mengalami perkembangan dan akhirnya disahkan menjadi tarian tradisional Dayak Kanayatn hingga bertahan sampai saat ini. Saat ini Jonggan menjadi sanggar seni hiburan yang tergabung dengan adat-istiadat yang bernilai sakral.

Sejujurnya bila ingin mengadakan pesta di masyarakat Dayak Kanayatn ada 4 pilihan hiburan yang cukup bergengsi menjadi pilihan tergantung maksud dan niat tuan rumah seperti Klub band, organ tunggal, karaoke, dan jon…

Pentingnya mengajarkan bahasa Dayak kepada anak-cucu agar tidak punah.

Image
Mengapa kita mesti mengajarkan bahasa daerah (khususnya bahasa Dayak) ke anak cucu kita? Sebenarnya siapapun tidak mau kehilangan bahasa daerahnya karena bahasa daerah salah satu ciri seseorang dari mana dia berasal. Namun seiring perkembangan manusia bahasa juga mengalami perubahan. Kita mungkin menyadari kata demi kata mulai jarang diucapkan dalam pergaulan sehari-hari entah karena malu atau memang tidak enak diucapkan lagi karena pengaruh bahasa lain.

Mungkin sulit mengembalikan bahasa yang sudah tidak digunakan lagi karena alasan rasa dalam pengucapannya. Setidaknya titik tolak pondasi dan usaha melestarikan bahasa Dayak dari keluarga sangat manjur.

Bahasa pada umumnya adalah salah satu ciri dan identitas suatu bangsa yang menjadi unsur pemersatu yang kuat dan kokoh. Terus bagaimana dengan bahasa daerah?

Tidak dipungkiri mungkin tidak banyak orang Dayak yang mengajarkan bahasa Ibu (Dayak) kepada anak mereka oleh karena berbagai macam alasan entah karena lingkungan baru, sibuk kerja, …