🐖 Pemeliharaan Babi dalam Kehidupan Masyarakat Dayak: Antara Tradisi, Tantangan, dan Inovasi Masa Kini
Ternak babi dalam kandang Bagi masyarakat Dayak, babi bukan sekedar hewan ternak biasa. Ia adalah bagian dari kehidupan sehari-hari, simbol adat, hingga identitas budaya. Jika kita berjalan ke pedalaman Kalimantan, melihat babi yang berkeliaran di halaman rumah atau sekitar perkampungan adalah hal yang lumrah. Kehadiran babi telah menyatu dalam denyut nadi kehidupan masyarakat—baik sebagai sumber pangan, simbol status sosial, maupun aset ekonomi. Namun, pemeliharaan babi kini menghadapi tantangan besar: dari kebutuhan anakan atau bibit babi, kebutuhan pakan, proses pemeliharaan kesehatan. Pada tulisan ini mencoba mengupas bagaimana perpaduan antara tradisi lama dengan modern agar pemeliharaan babi tetap lestari sekaligus lebih menguntungkan. 🏠 Babi dalam Kehidupan Sehari-hari Sejak dulu, sebagian besar di perkampungan masyarakat Dayak memelihara babi dengan cara sederhana. Ada yang dilepaskan bebas di sekitar rumah sehingga bebas mencari makan sendiri, ada pula yang dipagar atau...