Posts

Showing posts from February, 2017

Proses Pembuatan Tato Dayak

Image
Proses pembuatan Tato Motif Dayak pada jaman dahulu tidak semudah dan semau kita dalam membuatnya diperlukan syarat-syarat yang sudah ditentukan dari tetua adat kala itu. Seseorang mendapatkan tato jika sudah menginjak usia dewasa. 

Kala itu tingkat kedewasaan seorang pria dinilai dari kemampuan menggunakan alat-alat tradisionalnya, seperti mandau untuk berperang, parang berladang, berburu, menyamak di hutan.  Pada suku Dayak Ngaju anak laki-laki mendapatkan tato pada umur 10 tahun setelah lulus upacara kinyah yaitu mempelajari gerakan kinyah berperang dan secepatnya mendapatkan kepala musuh.

Pada kaum wanita mulai di-tato setelah haid pertama sekitar usia 16 tahun. Jenis-jenis dan tempat tato sudah menjadi ketentuan adat apakah seseorang kalangan atas, tetua, mempunyai keterampilan khusus, atau masyarakat biasa. Proses pembuatan Tato memerlukan ritual khusus agar proses berjalan lancar dan si pemilik tato tidak diganggu oleh roh jahat.

Bahan/alat
Bahan/alat tradisional dalam proses pembu…

Sejarah dan Makna Seni Tato Motif Dayak

Image
Halo Sahabat semua! pastinya kita tidak asing lagi dengan yang namanya tato. Mungkin Kamu sudah mengetahui dan mendegar sejarah silam suku Dayak yang dipenuhi tradisi salah satunya tradisi tato. Tradisi ini berkembang pesat sehingga menjadi sebuah adat-istiadat yang dihidupi menjadi ciri semangat dan status sosial kala itu. Dengan sedemikian khas dan uniknya tato motif Dayak ini sehingga banyak diminati kalangan tua dan muda. Terus bila Kamu melihat mengapa ada orang yang memiliki tato khususnya tato Dayak pada tubuhnya?
Tato motif Dayak sebenarnya membekaskan arti bahwa betapa kuatnya semangat rasa persatuan dan identitas setiap kelompok suku Dayak pada masa lampau. Tato dan maknanya tidak pernah tercabut dari jantung dan menjadi satu kesatuan dengan semangat lainnya dalam kehidupan masyarakat Dayak pada umumnya. Tato merupakan tradisi turun-temurun yang telah menjadi budaya dari leluhur, jadi tidak heran bila kita melihat kebanyakan suku Dayak terutama kaum lelaki atau beberapa kaum …

Ada Adat Suku Dayak dalam Mengusahakan Perdamaian: Adat Pamabakng.

Image
Mungkin ada banyak persepsi mengenai kisah heroik Suku Dayak pada masa lampau hingga masa kini baik yang membuat rasa kagum, takut atau bahkan kaget. Terlepas dari semuanya itu Suku Dayak sangat cinta damai bahkan mempunyai Adat dalam mengusahakan perdamaian. Salah satunya adat pada suku Dayak Kanayatn yaitu Adat pamabakng.

Adat Pamabakng dihadirkan atas inisiatif tanpa dituntut dan merupakan pengakuan pelaku bahwa menyesali tindakannya dan akan menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah pada Pengurus Adat dengan membuat acara Adat Pamabakng. Adat Pamabakng ini sebagai simbol penyerahan diri dan siap menerima konsekuensi hukum adat dari pihak korban dan ahli warisnya.
Adat Pamabakng dibagi menjadi 2, yaitu Adat Pamabakng Mati dan Adat Pamabakng Idup. Bila terjadi perselisihan atau perkelahian yang menimbulkan luka parah atau cedera berat namun korban tidak sampai meninggal dunia, kepada pihak pelaku yang mengakui kesalahannya tersebut segera berinisiatif untuk membuat AdatPamabakng Idu…

Keluar Mangkok Merah Pertanda Siap Perang dan Mati!

Image
Kita pastinya pernah mendengar adat mangkok merah. Mangkok merah bukan mangkok biasa atau sekedar mangkok yang biasa untuk makanan. Terlintas dalam pikiran kita bahwa tidak lain adalah suku Dayaklah yang memiliki adat mangkok merah ini. Untuk apa? pertanyaan yang menarik untuk kita uraikan dalam bentuk tulisan ini. 

Memang tidak diketahui secara pasti kapan mulai, timbul dan berkembangnya adat ini. Adat mangkok merah ini tergolong sangat tua, namun masih ada kadang-kadang dibahas dan didengar diselentingan pergaulan percakapan sehari-harinya.

Adat Mangkok Merah ini muncul, sebagai akibat terjadinya perselisihan yang biasanya berujung pembunuhan atau pelecehan seksual yang dilakukan oleh pelaku dan pihak pelaku tidak bersedia menyelesaikan pelanggarannya secara adat sehingga dianggap menghina dan melecehkan pihak ahli waris korban. Akibatnya, ahli waris korban mungkin akan menuntut balas atas perbuatan itu. Maka dibuatlah upacara adat sebelum melakukan pembalasan itu yaitu adat Mangkok M…

Suku Dayak Kanayatn: Berladang dan Syukur atas Panen.

Image
Berladang bagi masyarakat suku Dayak secara umum merupakan segi kehidupan yang sangat penting. Dengan sistem perladangannya yang khas suku Dayak memahami dan mengerti hubungan antara manusia dan alam secara utuh. Tanah, sungai dan hutan merupakan jiwa, raga dan menyatu dengan kehidupan kebudayaan Dayak. 

Sistem perladangan yang dilakukan Suku Dayak khususnya Dayak Kanayatn tepatnya di Kalimantan Barat menganut cara lahan bergilir bukan berpindah atau perambahan hutan. Sistem perladangan yang di anut adalah lebih ramah dinamakan sistem pertanian asli terpadu (integrated indigenous farming system), sistem ini merupakan cara pertanian yang tergolong tradisional namun memperhatikan prinsip-prinsip kelestarian alam. 

Lain halnya dengan sistem perladangan berpindah (swidden agriculture) dengan sistem perambahan hutan (forest pioneer farming system) yang sebenarnya sistem ini yang tidak memperhatikan kelestarian hutan dan alam. 
Dengan jumlah penduduk yang terus bertambah dan ruang kegiatan eko…

Nyaru' Sumangat Syukur dan Doa Mohon Keselamatan dari Jubata.

Image
Setiap kelompok suku bangsa tentunya memiliki cara-cara tersendiri dalam mengungkapkan rasa syukur dan doa mereka kepada Yang Maha Kuasa sesuai adat dan kebiasaan di mana dia lahir dan hidup. Demikian pula pada Suku Dayak Kanayatn tepatnya di Kabupaten Landak Kalimantan Barat, adat sudah tertata dan dihidupi selama berabad-abad diturunkan dari nenek moyang hingga ke anak cucu. 

Suku Dayak dikenal dengan ritual adatnya yang apik dan unik. Salah satu adat Dayak Kanayatn yang biasa dikenal oleh sebagian besar masyarakat Kalimantan Barat adalah Adat Nyaru' Sumangat. Seolah "spirit" atau roh seseorang dapat dipanggil untuk kembali bergabung dengan raga agar kehidupan lancar tanpa mengalami gangguan dan mala petaka yang berarti. Penasaran bagaimana dan apa sih sebenarnya Adat Nyaru' Sumangat ini?
Kata "Nyaru" berarti memanggil dengan seruan yang panjang, penuh makna dan dengan cara yang sopan. Sedangkan "Sumangat" berarti semangat, roh, jiwa atau "sp…