Mengenal Unsur Hara dan Khasiatnya bagi Kebutuhan Hidup Tanaman.

Sayur Sawi Segar Subur | jualbenihmurah.com
Apa yang membuat tanaman di kebun kamu tetap subur?Tanaman yang subur ini mendapat nutrisi yang cukup yang disuplai dari tanah sendiri (bawaan tanah subur) atau telah diberikan pupuk secara teratur. Di balik kesuburan tanaman ini ada unsur-unsur penting yang dibutuhkan tanaman dalam proses tumbuh-kembangnya.

Tanah sebagai pemasok utama nutrisi lama-kelamaan akan mengalami penurunan kesuburan pada level tertentu bila digunakan secara terus-menerus. Tugas kamu adalah memberikan pupuk yang sesuai dengan kebutuhan tanaman pada periode tumbuhnya.

Sebelum kita tahu dan mahir tentang pupuk, ada baiknya memahami terlebih dahulu nutrisi atau unsur hara penting bagi pertumbuhan kebun sayur pekarangan rumahmu.

Disebutkan untuk pertumbuhan normal tanaman memerlukan paling sedikit 16 unsur, ada 3 unsur dari udara dan 13 unsur lainnya dari tanah.

3 unsur dari udara terdiri dari karbon, hidrogen dan oksigen, sedangkan 13 unsur dari tanah terdiri dari nitrogen (N), fosfor (P), kalium (K), kalsium (Ca), magnesium (Mg), sulfur atau belerang (S), klor (Cl), ferum atau besi (Fe), Mangan (Mn), kuprum atau tembaga (Cu), zink atau seng (Zn), boron (B), molibdenum (Mo).

Dari ke 13 unsur penting ini tidak semua mesti ada, setidaknya ada 3 unsur makro (dibutuhkan dalam jumlah banyak) yang mutlak ada diibaratkan "nasi" yaitu N, P dan K. Unsur lain juga yang penting dalam proses pertumbuhan namun diperlukan dalam jumlah sedikit dan masa habisnya dalam waktu yang relatif lama yang biasa dikenal dengan unsur mikro yaitu Cl, Mn, Fe, Cu, Zn, B dan Mo.

Banyak cara pembuatan pupuk alami atau organik salah satunya dengan metode pengomposan, namun pada prinsipnya pupuk yang dihasilkan sudah memiliki kandungan yang kaya akan unsur makro dan mikro penting bagi pertumbuhan normal tanaman di kebun kamu.

Dari sekian banyak unsur hara tanah, berikut ini khasiat unsur makro maupun unsur mikro yang penting bagi tanaman untuk menunjang pertumbuhan normalnya:

Nitrogen.
Berguna dalam merangsang pertumbuhan secara keseluruhan mulai dari batang, cabang dan daun. Nitrogen juga berperan dalam pertumbuhan hijau daun untuk proses fotosintesis. Selain itu berfungsi untuk membentuk senyawa organik lainnya.

Fosfor.
Berperan dalam proses pertumbuhan merangsang akar benih dan pertumbuhan muda. Juga berguna dalam proses pemasakan biji dan buah.

Kalium.
Berperan dalam memperkuat tumbuh tanaman agar daun, bunga dan buah tidak mudah gugur.

Klor.
Sebagian besar terdapat dalam tumbuhan yang mengandung serat seperti tembakau, kapas dan juga tanaman yang mengandung tepung pada kentang.

Mangan.
Mangan berperan dalam proses mempertahankan daun tanaman untuk tidak cepat layu pada daun tua, berperan dalam pembentukan protein dan vitamin C pada tanaman.

Besi.
Berperan dalam pernapasan tanaman dan pembentukan hijau daun. Tanah yang banyak mengandung kapur mesti diberikan unsur besi agar tanaman tidak merana.

Tembaga atau kuprum
Berperan dalam pembentukan hijau daun dan dapat menjadi bahan utama dalam berbagai enzim untuk proses pertumbuhan tanaman.

Seng atau Zink
Membentuk hormon tumbuh yang berguna untuk mempercepat pertumbuhan.

Boron
Berperan nyata dalam menaikan mutu tanaman sayuran dan buah. Boron berperan dalam pertumbuhan bagian tanaman yang tumbuh aktif misalnya pada tanaman penghasil biji.

Molibdenum.
Belum banyak diketahui peran molibdenum ini. Unsur ini berguna bagi tanaman jeruk dan sayuran. Berperan mengikat nitrogen untuk pertumbuhan tanaman akar, cabang dan daun.

Terus bagaimana kita tahu bahwa pupuk organik yang saya buat mengandung unsur hara makro maupun mikro?
Ternyata, semua pupuk organik yang dibuat sudah memiliki kedua unsur hara penting tanah (makro dan mikro) bahkan ada standar mutu kandungan minimal unsur haranya. Untuk mengetahuinya lebih jauh kamu dapat membaca Peraturan Menteri Pertanian No. 70 Tahun 2011 khususnya pada lampiran I halaman bawah peraturan tersebut. 

Satu hal yang perlu diingat bahwa sumber alami yang kita gunakan dalam pembuatan pupuk organik jauh lebih berkualitas dari pada pupuk kimia, karena pupuk organik akan membuat kesuburan tanah bertahan cukup lama. 


Sumber:
Google Books - Petunjuk Penggunaan Pupuk oleh Pinus Lingga Marsono

Comments

Popular posts from this blog

Jarum suntik: cara penggunaan dan risikonya.

Daftar Blog atau Situs Web di Google Webmaster.

Filosofi Tato Burung Enggang Dayak

Ansabi sawi kampung sayuran khas Dayak.

Kenali macam-macam dosis obat dan jangan lagi ragu minum obat