Cara Membuat Bakteri Pengurai Efektif (EM4) Sendiri.

Dalam proses pembuatan pupuk organik dibutuhkan bakteri penyubur yang efektif supaya proses penguraian bahan-bahan organik pupuk tidak memerlukan waktu yang terlalu lama. Bakteri penyubur ini terdapat dalam larutan EM4 (effective microorganisme 4) yang bisa kamu buat sendiri.

Disebut EM4 pada awalnya, karena dalam proses pembuatannya dibutuhkan waktu sekitar 4 minggu untuk menumbuhkan bakteri baik sehingga larutan biakan bakteri benar-benar jadi, efektif dan siap digunakan. Oleh karena penelitian tekhnologi pertanian terus mengalami perkembangan pesat, pembiakan bakteri melalui proses pembuatan EM4 tidak lagi membutuhkan waktu yang lama. Nama EM4 tetap dipertahankan sebagai nama larutan promadona yang berperan dalam menambah kesuburan tanah dan tanaman.

Apa saja bahan-bahan yang dibutuhkan untuk pembuatan larutan EM4?
Ada banyak jenis bakteri yang berkeliaran di sekitar kita baik yang jahat maupun menguntungkan makhluk hidup. Para ahli bakteri (Bakteriolog) kemudian meneliti dan membiakan bakteri-bakteri baik itu, serta memisahkannya dengan media yang bersumber dari bahan pangan. Pada prinsipnya bahan yang digunakan bersumber dari bahan-bahan organik yang mudah membusuk dalam waktu yang cepat, seperti buah-buahan dan kulitnya, serta sayur-sayuran kemudian ditambahkan bahan untuk proses fermentasi biasanya tapai, air nasi, susu sapi, gula merah, terasi bisa juga digunakan tapai ketan, dan lain-lain.

Bagaimana proses pembuatannya?
Berikut cara praktis dan cepat pembuatan EM4 dapat kamu coba di rumah dengan  


Bahan-bahan yang dapat digunakan:
1. Nenas 1 buah.
2. Terasi 1/2 kg.
3. Gula Pasir 1 kg.
4. Bekatul (sekam padi) 1 kg.
5. Air 10 liter.
6. Tapai ketan (tuak) 1 botol aqua 600ml.

Alat-alat:
1. Blender.
2. Panci.
3. Kompor.

Proses pembuatan:
1. Hancurkan nenas dengan blender sampai halus masukan dalam panci.
2. Campurkan terasi, bekatul, gula pasir, dan air bersih hingga mendidih dan biarkan sampai dingin.
3. Tambahkan 1 botol tapai ketan aduk sampai merata dan tutup rapat, serta biarkan selama 24 jam.
4. Bila larutan menjadi kental dan lengket, serta muncul gelembung-gelembung pada permukaan berarti larutan EM4 sudah jadi dan siap digunakan.

Bila khawatir EM4 cepat habis, ternyata bisa dibiakan atau diperbanyak larutannya dengan cara:

Bahan-bahan:
1. Larutan EM4 yang sudah jadi 1 liter.
2. Bekatul (sekam padi) 2 kg.
3. Terasi 1/4 kg.
4. Air bersih 5 kg

Alat-alat:
1. Ember.
2. Pengaduk Kayu.
3. Panci.
4. Saringan (bisa dari kawat).
5. Botol.

Cara/proses pembiakan EM4 secara cepat.
1. Masak air dengan panci sampai mendidih.
2. Campurkan bekatul dan terasi, curahkan ke dalam ember, kemudian aduk sampai merata.
3. Larutan/adonan didinginkan, setelah itu masukan larutan EM4.
4. Tutup rapat selama 1 - 2 hari, jangan dibuka.
5. Setelah hari ke-3 penutup botol dikendorkan agar tidak meledak.
6. Aduk larutan setiap hari sekitar 5 - 10 menit sampai 1 minggu.
7. Setelah itu, larutan disaring dimasukan pada botol yang sudah disediakan.
8. EM4 sudah siap digunakan.

Apa saja yang terkandung dalam EM4?
Berdasarkan penelitian terdapat 80 genus mikroorganisme pengurai (fermentor). Bakteri-bakteri yang ada dalam larutan EM4 sangat efektif dalam memfermentasikan bahan-bahan organik. EM4 sendiri mengandung beberapa mikroorganisme utama:

1. Bakteri Fotosintetik (Rhodopseudomonas sp.)
Bakteri ini membentuk senyawa-senyawa bermanfaat dari hasil proses fotosintesis pada tanaman, sehingga menghasilkan zat-zat dalam mempercepat pertumbuhan. Zat-zat ini juga menjadi substrat bagi mikroorganisme baik lain yang terus bertambah.

2. Bakteri asam laktat ( Lactobacillus sp.)
Bakteri ini berguna menekan pertumbuhan fusarium, yaitu mikroorganisme merugikan yang menimbulkan penyakit pada tanaman/lahan yang ditanami terus-menerus, serta mempercepat perombakan bahan-bahan organik.

3. Ragi atau yeast (Saccharomyces sp.)
Ragi menghasilkan zat-zat bioaktif seperti hormon dan enzim dalam mempercepat pertumbuhan akar. Selain itu juga ragi menjadi bahan (substrat) bagi bakteri asam laktat dan actinomycetes.

4. Actinomycetes
Bakteri ini hidup bersama dengan bakteri fotosintetik meningkatkan kesuburan tanah dengan meningkatkan aktifitas anti mikroba tanah yang merugikan.

5. Jamur Fermentasi (Aspergillus Penicilium)
Jamur ini menguraikan bahan secara cepat untuk menghasilkan ester, alkohol dan zat-zat antimikroba. Pertumbuhan jamur membantu menghilangkan bau dan mengurangi persediaan makanan bagi perkembangan serangga dan ulat-ulat yang merugikan.

Apa sih khasiat EM4?
Secara umum rangkuman khasiatnya, adalah:
1. Mengembalikan sifat fisik, kimia dan biologi tanah.
2. Meningkatkan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi.
3. Menguraikan bahan organik sangat cepat.
4. Penyedian unsur hara bagi tanaman.
5. Meningkatkan keragaman mikroba yang menguntungkan di dalam tanah.

Bagaimana cara penggunaan EM4?
Sesuai khasiatnya EM4 digolongkan sebagai pupuk cair (setelah disaring) yang sangat bernutrisi, meskipun juga ampas padatnya juga merupakan pupuk organik padat. EM4 disemprotkan pada bibit/tanaman yang baru tumbuh secara berkala. EM4 juga ramah diberikan pada tanaman sayur-sayuran untuk merangsang pertumbuhan daun, akar dan batang. Pada bedengan EM4 disemprotkan atau dimasukan pada lobang tanam sebelum siap ditanami bibit. 

Jadi sudah kenal dengan EM4? kamu yang kreatif dapat membuat EM4 sendiri dengan cara ini dan berinovasi mencari bahan-bahan yang sesuai untuk membuat larutan EM4 lainnya. Selamat mencoba.

Comments

Popular posts from this blog

Jarum suntik: cara penggunaan dan risikonya.

Daftar Blog atau Situs Web di Google Webmaster.

Filosofi Tato Burung Enggang Dayak

Ansabi sawi kampung sayuran khas Dayak.

Kenali macam-macam dosis obat dan jangan lagi ragu minum obat