14 June 2016

Alasan Rasional Mengubah Permalink Blog dengan Pengalihan Permanen

Mungkin seringkali tidak disadari bahwa Anda sering merubah permalink URL blog tanpa adanya melakukan pengalihan permanen pada permalink tersebut. Pengalihan permanen merupakan teknik dan cara terbaik saat Anda merubah URL atau permalink blog, sehingga Pengguna/visitor masih tetap dialihkan pada laman blog yang mereka harapkan dan cari.

Misalkan URL atau permalink Anda:
https://kalengruntuh.blogspot.com/2016/06/gunung-kaleng-runtuh-dan-longsor.html
diubah menjadi:
https://kalengruntuh.blogspot.com/2016/06/gunung-sampah-kaleng-runtuh-dan-longsor.html

Beberapa alasan mengapa pada Blogger mengubah struktur permalink blog mereka, yaitu
struktur kalimat pada permalink tidak menarik, khawatir tidak terindeks dengan baik, terlalu panjang, ingin mentarget kata kunci tertentu, terlalu pendek, atau bahkan kalimat permalink-nya tidak masuk akal.

Struktur permalink sama pentingnya dengan judul posting blog. Bedanya, permalink menjadi alamat URL blog dan dapat diakses melalui browser sedangkan judul posting blog terletak pada laman blog. Permalink tidak mesti sama kata per kata dengan judul posting blog, namun keduanya saling melengkapi. Meskipun blogspot dapat membuat permalink secara otomatis, penting dan ada baiknya juga Anda piawai dalam membuat permalink yang menarik dengan melakukan perubahan pada custom permalink laman blog.

Bagaimana dengan perayapan dan pengindeksan?
Anda tahu Googlebot sebagai robot utama Google pertama-tama mengunjungi URL blog sembari melihat file robots.txt apakah ada pencekalan robot dalam proses perayapan URL laman blog Anda. Googlebot merayapi dan menemukan laman blog dengan mengambil semua kata-kata dalam laman dan memasukannya dalam indeks Google meskipun setiap sesi perayapan oleh bot ada laman blog yang belum terindeks pula.

Kesalahan URL umum kerap terjadi saat Anda mengubah dan menghapus permalink blog, serta dilaporkan oleh Search Console sebagai kesalahan perayapan eror 404 mengandung beberapa pengertian:
1. Permalink/URL benar-benar Anda hapus dan tidak menginginkannya lagi, namun kerap muncul dan belum dihapus di hasil penelusuran Google.
2. Adanya kesalahan ketik URL/permalink saat membuat internal link.
3. Kemungkinan ada URL/permalink yang diubah dengan konten masih ada tetapi tidak dilakukan pengalihan permanen (redirect 301).

Ops, mengubah satu laman tanpa pengalihan permanen dengan kontennya tidak dihapus dapat berdampak buruk terhadap peringkat blog, mengapa? Google gagal merayapi karena tidak menemukan konten pada laman blog, bagaimana hendak mengindeks? sehingga terjadi respon kesalahan blog tidak ditemukan (eror 404), kemudian mungkin ada blog lain yang sudah nge-link pada salah satu atau beberapa laman yang URL/permalink-nya diubah. Meskipun hal ini juga bukan menjadi alasan kuat Google 'menurunkan' peringkat namun akan memiliki dampak berarti pada ranking blog Anda bila banyak laman yang dubah yang masih ada kontennya tidak dialihkan secara permanen.

Bagaimana membuat pengalihan permanen pada URL atau permalink blog?
Mmm..mungkin sebagia besar Blogger memahami dan mengerti caranya, namun ada baiknya juga Saya membuat ini bagi pada pemula yang penasaran. Caranya:

1. masuk dengan Akun Google pada Blogger Dasbor Anda
2. Settings
3. Search Preferences
4. Errors and Redirections: edit custom redirects
5. From: masukan permalink: /gunung-kaleng-runtuh-dan-longsor.html
6. To: masukan permalink yang sudah diubah: /gunung-sampah-kaleng-runtuh-dan-longsor.html


7. centang permanen.
8. Save Changes  

Post a Comment