Dulu bila orang akan mencari alamat situs web di internet dia harus mengingat bahkan mencatat alamat IP web tersebut. IP (Internet Protocol) adalah sebuah sebuah deretan angka yang digunakan untuk mengidentifikasi alamat komputer host di internet. Berangkat dari sinilah mulai memahami domain dan web hosting selanjutnya.

Contoh dua alamat IP beranda Google: 173.194.39.19 atau 173.194.120.148
Bila kurang yakin silahkan copy-paste saja pada URL browser Anda dan lihat hasilnya. Sederhananya Google memiliki server yang banyak, dapat dakses melalui lebih dari satu komputer di dunia ini.

Sekarang ini alamat IP ini dapat saja diakses melalui jendela browser komputer Anda masing-masing bila Anda mampu mengingatnya, namun tidak praktis dalam prosesnya.

Pertanyaannya: mengapa sekarang tidak menggunakan kode alamat IP dalam mengakses dan mencari situs web di internet? Kemajuan teknologi internet melahirkan aturan DNS (Domain Name System) yang menerjemahkan kode-kode IP tersebut dalam nama-nama Domain. DNS ini juga merupakan sebuah layanan jaringan yang menerjemahkan nama situs web mejadi alamat internet. Sederhananya dengan mengetikkan sebuah nama Domain "Google" saja pada mesin pencari atau jendela URL dapat mengidentifikasi dan mengarahkan Anda pada alamat IP Google yang dimaksud.

Sistem DNS analoginya ibarat sebuah daftar alamat rumah atau nama seseorang beserta nomor handphonenya di dalam web host. Sistem DNS ini membantu Anda cukup mengetikkan nama rumah/alamat/nama seseorang dan layanan internet segera mengarahkan dan mengidentifikasi  nomor handphone yang Anda cari.

Domain
Domain adalah sebuah nama yang digunakan untuk mengakses alamat IP pada server komputer maupun internet. Domain sering juga disebut URL (Uniform Resource Locator) atau alamat situs web. Anda yang memilki situs web atau blog, nama domain merupakan komponen yang memegang peranan penting, karena domain selain nama dan alamat situs web juga merupakan pasar.

Contoh:
google[dot]com
jualbaterai[dot]net
caridomainmurah[dot]org, dll

Domain dibagi menjadi beberapa bagian:
> Top Level Domain (TLD)
TLD adalah sebuah domain level tertinggi pada sistem hirarki DNS. Setiap nama domain diakhiri dengan TLD. TLD Diantaranya adalah: .com, .org, .net, .info, dll  sering juga disebut disebut juga sufix (akhiran) atau Ekstensi (perpanjangan).

> Second Level Domain (SLD) atau Lower Level Domain
Dibawah TLD disebut SLD di dalam sistem hirarki DNS-nya. SLD biasanya diperuntukan untuk nama sebuah perusahaan, produk atau servis.

Contohnya:
contohdomain.blogspot.com ( blogspot merupakan SLD yang memberikan layanan blogging gratis bagi pengguna internet yang menggunakannya).

contohdomain.net (contohdomain merupakan SLD yang mungkin merupkan nama perusahaan atau layanan atau pemilik situs webnya).

>Third, Fourth, Fifth, dst Level Domain
Penempatan domain pada level ini diletakan pada kiri domain yang cara penulisannya diakhiri dengan titik (.). Penambahan domain ini secara virtual bisa tidak terbatas.

Contohnya:
anda.contohdomain.blogspot.com ( contohdomain disebut third level domain dan anda disebut fourth level domain).

dapat juga dibaca anda merupakan sub-domain dari contohdomain.blogspot.com atau
contohdomain adalah sub-domain dari blogspot.com.

> country code Top-Level Domain (ccTLD)
ccTLD ini dimulai sejak tahun 2010 yang dimulai oleh IANA (internet Assigned Numbers Authority). Aturan ini melahirkan penamaan domain dengan bahasa-karakter asli yang ditempatkan pada bagian akhir aplikasi pengguna.

Contohnya:
Indonesia: .id
Amerika: .us
Inggris: .uk
Spanyol: .es
Uni Eropa: .eu
dll
 
Web Hosting
Hosting diibaratkan tanah kaplingan yang memiliki ukuran dan luas tertentu sesuai kebutuhan Anda yang di dalamnya akan diletakan nama rumah (domain/situs web/blog) Anda nantinya. 

Web Hosting adalah sebuah tempat penyimpanan file-file dalam bentuk teks, gambar, video, database, dan segala bentuk data yang akan ditampilkan pada situs web sebagai informasi (sumber: webhostingterbaik.org).

Bentuk fisiknya Hosting ini berupa harddisk yang powerful yang merupakan tempat meletakan situs web pada harddisk komputer dengan akses yang cepat. Anda dapat memilih Web Hosting sesuai kebutuhan situs web atau Blog Anda.

Dalam web hosting juga mengenal adanya space dan bandwidth. Space adalah kapasitas ruang maksimun tersedia pada host situs web atau blog, sedangkan bandwidth adalah batasan maksimum data transfer data keluar dan masuk pada situs web atau blog.  Semisal dalam satu waktu ada 10 orang yang membuka blog Anda, maka bandwidth-nya seberapa besar data yang ditransfer keluar saat blog dilihat oleh 10 pengunjung tersebut. Satuannya dalam Megabytes sampai Gigabytes.

Bagaimana cara mendapatkan domain dan web hosting?
Untuk menjawab pertanyaan ini disesuaikan dengan kondisi. Bila ingin memiliki domain dan hosting berbayar tentunya ini merupakan langkah yang cukup baik dan penting dalam mengembangkan situs web atau blog Anda. Dengan berbayar Anda mendapatkan fitur-fitur dengan lengkap ketimbang domain dan hosting gratis. Banyak situs web yang menawarkan domain dan web hosting baik dalam maupun luar negeri. Bijak-bijaklah Anda dalam memilihnya. Anda wajib mengetahui bagaimana memilih layanan domain dan web hosting yang baik.

Anda juga dapat memilih platform situs web atau blog gratis, mungkin saat ini belum memiliki kemampuan finansial dalam membeli dan menyewa hosting berbayar. Anda dapat memulai situs web dengan platform Blogger gratis dan mengetahuinya lebih lanjut. Biasanya dalam memulai situs web atau blog gratis Anda akan diberikan sub-domain.

Misalnya:
contohdomain.blogspot.com (blogspot merupakan sub-domain/SLD yang diberikan oleh Blogger.com).

Meskipun Blogger dengan sub-domain blogspot adalah sebuah platform yang gratis namun banyak para blogger yang sudah menikmati hasil gratisan ini dan berpartisipasi dalam bisnis Google Adsense yang tentunya sangat menjanjikan bila Anda tekuni.

Sekian tulisan ini semoga memberikan manfaat bagi semua :)

Sumber: 
Google 
Blogger
wikipedia
webhostingterbaik.org

Post a Comment:

Teman-teman Google+ Terkren!