Kenal Tatonya Kenal Sukunya.

Jenis dan Variasi Tato Dayak | brilio.net
Kebanyakan orang sangat familiar dengan bentuk motif tato Dayak. Ketika melihat orang Kalimantan memiliki tato pada tubuhnya, orang berpikir pasti ini orang Dayak. Begitulah secara spontan kita dan orang lain mengenal Dayak dari tatonya, meskipun tidak semua orang Dayak memiliki tato, bahkan bukan orang Dayak saja juga ada yang memiliki tato Dayak sebagai bentuk kekaguman akan seni ini. Kenal tatonya, kenal sukunya. 

Pada jaman dahulu sangat kental bahwa sebuah tato atau rajah pada tubuh seseorang suku Dayak menunjukan kedewasaan, keberanian, status sosial, dan keahlian tertentu. Seseorang dengan mudah dikenali ciri, identitas dan dari mana seseorang berasal melalui tatonya. Dengan kata lain Kenal Tattoonya Kenal Sukunya. Selain memiliki tato khas dari tempat tinggal, tidak heran juga seseorang dapat memiliki banyak tato di tubuhnya oleh karena sudah banyak mengembara.

Pengembaraan yang dilakukan merupakan semangat tidak hanya "jago kandang" dalam menapaki hidup yang begitu keras. Mengembara dan mendapatkan tato unik dari setiap daerah/kampung bukti pentingnya ilmu dan pengalaman. 

Ilmu dan pengalaman tersebut tergambar dalam jenis dan jumlah tato yang dirajah pada tubuhnya. Kebanggaan muncul, kebahagiaan pun menjadi aroma khas tersendiri kepada sang pemilik tato, karena dengan banyaknya tato yang dimiliki bermakna filosofis yang tinggi yaitu sebagai penerang jalan keselamatan menuju keabadian berkumpul bersama pencipta dan nenek moyang di akhirat. Begitu kuatnya konsep Kosmologi ini menyatu dalam keyakinan reliji dan filosofi yang mendalam pada setiap sub-suku Dayak.

Tato merupakan tradisi nenek moyang turun-temurun suku Dayak. Bentuk dan gambar yang dijadikan simbol, tidak datang dengan sendirinya. Ada situasi yang unik dan misteri dalam mendapatkan jenis motif tato. Disamping itu juga selain tato yang dimiliki, juga ada bentuk, jenis dan gambar tato sebagai pelengkap hiasan tubuh yang juga mengambil rupa alam. Konon diceritakan bahwa bentuk dan jenis motif tato Dayak didapat dan terinspirasi dari mimpi. 

Bentuk, jenis simbol dan gambar tato setiap suku berbeda-beda. Perbedaan ini sekaligus ciri dari keturunan mana seseorang berasal. Biasanya yang menjadi patokan adalah tato yang dimiliki oleh karum wanita karena wanita tidak melakukan pengembaraan (tidak memiliki tato dari daerah lain). Lain halnya bentuk dan jenis tato yang dimiliki oleh kaum laki-laki, mereka mengembara dan mendapatkan berbagai jenis motif tato dari kampung yang pernah disinggahi, ini sebabnya tato pada kaum lak-laki tidak menjadi patokan dari mana ia berasal. Umumnya tato pada kaum lelaki melambangkan keberanian dan kegagahan.

Demikian pula kaum wanita dalam mencari pasangan, hanya memilih pria yang memiliki tato, selain tato pada pria ini menunjukan usia yang matang, juga merupakan tanda bahwa seseorang sudah sah dari adat setempat dan lulus dalam kinyah (Dayak Ngaju, Kalimantan Tengah). Beranjak dari kinyah ini seseorang juga dianggap dan diharapkan dapat melakukan perang dalam proses pembelaan melindungi diri dan keluarga bila dikemudian hari mengalami serangan musuh. 

Sejalan berkembangnya jaman tradisi tato telah meninggalkan seberkas sejarah yang sudah hampir termakan usia jaman dan hampir punah. Tidak banyak pemilik tato tradisi yang didokumentasikan. Namun banyak pula seniman tato Dayak yang berusaha mengabadikan konsep dan desain asli dengan beberapa pengembangan yang unik dan menarik. Banyak anak muda yang membuat tato Dayak dengan menggabungkan nuansa moderen dalam desainnya. Penempatan tato bebas dan tergantung apresiasinya. 

Mungkin pernah terpikirkan bahwa budaya ini kelak hanya menjadi hiasan semata kehilangan makna yang sesungguhnya. Atas rasa keterpurukan ini, bangkit kembali pembaharuan untuk melestarikan makna budaya tattoo ini. Masih ter-ngiang bagi kita bahwa memiliki tato dicap seorang "preman" dan bernuansa negatif pada masa lalu bahkan sekarang. 

Tantangan bagi pemilik tato masa kini bagaimana menunjukan jiwa familiarnya kepada semua bahwa memiliki tato itu selain ungkapan rasa kebanggaan, juga senantiasa membuka diri bagi sesama. Begitulah kita menyikapi tato yang sesungguhnya sehingga orang mengenal Tato Dayak juga mengenal makna luhur yang senantiasa melekat dengan berikatkan cinta dan toleransi satu sama lain. 

Kamu yang memiliki tato sebenarnya memikul tanggungjawab yang besar. Kamu memikul sesuatu yang sakral dan keramat! Semoga nenek moyang bahagia melihat anak cucunya mencoba melestarikan dan memperkenalkan hasil budaya yang hampir punah yang dulunya justru menjadi alat perjuangan mereka (nenek moyang) meniti kehidupan menuju keabadian. 

Comments

Popular posts from this blog

Jarum suntik: cara penggunaan dan risikonya.

Daftar Blog atau Situs Web di Google Webmaster.

Filosofi Tato Burung Enggang Dayak

Ansabi sawi kampung sayuran khas Dayak.

Kenali macam-macam dosis obat dan jangan lagi ragu minum obat