03 September 2016

Berbagi konten ke Google+ sinyal ranking Blog

Sharing konten blog ke Google+ sinyal ranking blog
Google+ adalah sebuah media sosial milik Google.Inc yang resmi diluncurkan pada 28 Juni 2011 yang menjadi hantaman dan saingan berat media sosial lainnya salah satunya Facebook. Mengapa tidak karena Google memperhitungkan setiap produknya istimewa dan sekaligus proyek penting yang mendukung kerja hasil penelusuran Search Engine. Setiap konten yang Anda bagikan melalui Google+ menjadi sinyal yang amat penting memberitahu Google untuk merayapi dan mengindeks laman Anda dengan cara yang baik sehingga menjadi faktor ranking blog pada hasil penelusuran Google. Sudahkah Anda memiliki Akun Google dan mendaftar Google+?

Sebenarnya Algoritme Google memberitahu bahwa membagikan konten dan mendapatkan kunjungan melalui sosial media juga merupakan sinyal dalam proses pemeringkatan situs/blog pada hasil penelusuran, namun karena beberapa alasan misalnya Facebook menyembunyikan data dalam hasil penelusuran Google sehingga bot tidak dapat menemukan dan merayapi link-link tersebut. Menemukan laman dan ditampilkan pada hasil penelusuran Google sesuai relevansinya dapat menjadi sinyal kuat dalam proses pemeringkatan.

Google+ menjadi sebuah sumber daya dan referensi yang terbuka bagi terciptanya kualitas penelusuran. Segala aktifitas dan interaksi antar sesama pengguna dan dalam komunitas terlacak oleh Google. Secara singkat dan garis besar juga tentang Google+ ini pernah menulis topik Upgrade Blog di Google+ dan keuntungannya. Dalam tulisan kali ini menguraikan sedikit lebih jauh mengenai peran Google+ menjadi sinyal ranking Blog Anda.

Google+ sebuah platform yang memiliki iklim yang sangat cocok bagi Anda dalam mengembangkan dan menemukan jaringan profesional karena Google+ banyak digandrungi oleh para muda yang serius dengan bisnis dan pekerjaan yang mereka tekuni, kunci suksesnya dengan menyajikan gambar dan konten yang berkualitas tinggi, serta aktif berinteraksi antar pribadi dan komunitas sangat mudah dan hanya ada di Google+. 

Pada 17 November 2015 lalu Google+ memperbaharui tampilannya. Pembaharuan kali ini lebih fokus memudahkan koneksi antar lingkaran pertemanan pribadi dan komunitas. Tampilan beranda profil Google+ Anda lebih sederhana dan memuat siapa dan komunitas apa saja yang Anda ikuti dan ingin ditampilkan pada beranda profil. Kelihatannya Google ingin akses mudah interaksi antara Anda dan lingkaran pertemanan, serta komunitas, juga kemudahan membagikan konten blog kepada publik. Dengan demikian potensi yang ada pada Google+ ini banyak dimanfaatkan setidaknya jutaan bahkan milyaran pengguna dalam mengembangkan bisnisnya melalui platform kesayangan Google ini.

Setidaknya ada 3 (tiga) aktifitas Blogger atau Webmaster dalam mengelola Google+ yang dapat menjadi sinyal kepada Google dalam proses ranking blog:

1. Posting Konten Blog di Google+
Berbagi Konten Blog di Google+ tanpa alasan. Pikirkan bahwa Anda hanya ingin berbagi baik di lingkaran, publik maupun pada sebuah komunitas di Google+ Anda dengan bebas. Karena di Google+ kebanyakan orang-orang yang serius maka bagikan konten Anda yang berkualitas di sana. Segala konten yang dibagikan pada Google+ secara alami terlacak Google dan dapat mempengaruhi peringkat dan kemunculannya pada mesin pencari.

Berbagi konten Blog tentunya bukan hanya menempelkan link dan pergi, namun cara terbaik justru pada 60 karakter deskripsi singkat pos yang Anda bagikan. 60 deskripsi dibuat unik, jelas dan merupakan sebuah rangkuman seluruh isi konten blog yang dibagikan melalui Google+. Google menampilkan deskripsi unik dan singkat ketika berbagi di Google+, serta menampilkannya pada hasil pencarian.

Gunakan hashtag saat membuat deskripsi konten yang dibagikan pada Google+. Hashtag adalah kata tanpa spasi yang ditarget agar orang lain menemukan profil dan konten Anda yang didahului dengan tanda '#'.

#bloggerkreatif
#blog
#Google
dan lain-lain.
 
2. Google+ Authorship?
Google+ memiliki sistem dimana Andalah yang memiliki otoritas sebagai pemilik konten. Ketika Anda berbagi di Google+ dan orang lain dapat menemukan foto profil Anda muncul di samping URL pada hasil penelusuran. Penting memberikan foto wajah Anda dengan jelas bukan logo.  Mesin pencari mengenal wajah Anda dari pada logo.


Meskipun Google tidak lagi menggunakan authorship sebagai sinyal ranking blog yang kuat (masih juga spekulasi), namun dari beberapa penulis mengemukakan bahwa Google Authorship dibutuhkan bagi Anda yang benar-benar memiliki dan menekuni bisnis niche, serta memiliki merek yang benar-benar berkualitas bagi pengguna.
 
3. Bangun Otoritas pada Google+
Sebagai sosial media prinsip otoritas dibangun sebagai strategi dalam meningkatkan trafik darinya dengan cara: rutin dan konsisten berbagi konten yang berkualitas, aktif berinteraksi pada lingkaran maupun komunitas Google+, dan seberapa banyak jumlah orang yang memiliki Anda pada Google+ mereka. Menjadi otoritas tidak mudah butuh waktu dan perjuangan, namun bila dapat mencapainya kesuksesan bisnis berada dalam tangan Anda.

Kesimpulan
Bukan tidak ada alasan Google me-ranking blog bila Anda sudah mampu membuat konten yang unik dan berkualitas, berbagi pada Google+, berinteraksi aktif dalam lingkaran dan komunitas. Menulis dan terus menulis kemudian berbagi ke Google+ sehingga konten Anda dengan mudah dirayapi dan diindeks oleh Google.

Post a Comment